Mark Zuckerberg : Filantropis Terbesar dengan Usia Termuda


Kembali ke Beranda Inspirasi

Image titleSiapa yang tidak mengenal sosokMark Zuckerberg? Tanpanya, kita tidak akan merasakan mudahnya berkomunikasi dengan teman, keluarga, kerabat, bahkan berbisnis, via Facebook. Ya, dia adalah pendiri Facebook yang fenomenal. Meskipun saat ini sudah banyak jaringan pertemanan saingan seperti Twitter atau Path, Facebook tetap dicintai penggunanya dan dirasa sebagai sarana komunikasi yang efektif.

Mark Zuckerberg memang di kenaldunia sebagai seorang programmer jenius yang berhasil membangun perusahaan raksasa. Kegigihannya ini memang pantas menjadi inspirasi untuk kita meraih kesuksesan. Namun ada lagi yang tidak banyak orang tahu mengenai Zuckerberg dan patut kita contoh juga, yaitu kedermawanannya. Ia disebut-sebut sebagai filantropis terbesar pada tahun 2013 denganmenyumbangkan $970 juta. Wow, angka yang fantastis!

Pria bernama lengkap Mark Elliot Zuckerberg ini lahir pada 14 Mei 1984 di White Plains, New York. Sedari kecil ia sudah tertarik pada pemrograman komputer semenjak orang tuanya memberinya buku “C++for Dummies”. Kejeniusannya langsung terlihat. Ia menciptakan aplikasi perpesanan yang diberinya nama “ZuckNet”, yang pada saat itu hanya ia pakai dengan keluarganya. Aplikasi ini adalah cikal bakal AOL Instant Messenger.

Setelah ZuckNet, ia juga menciptakan Synapse, sebuah program yang bisa mempelajari kebiasaan mendengarkan musik penggunanya. Berkat kejeniusannya tersebut, ia sudah mendapat tawaran pekerjaan dari AOL dan Microsoft padahal saat itu ia masih di bangku sekolah. Ia menolak tawaran tersebut dan fokus sekolah kemudian masuk Harvard, mengambil jurusan Ilmu Komputer dan Psikologi. Dalam surat aplikasinyakepada Harvard, ia menuliskan bahwa ia mampu berbahasa Prancis, Hebrew, Latin,dan Yunani.

Selama berkuliah di Harvard, Markmenciptakan “Facemash”, situs yang meminta penggunanya untuk menilai keatraktifan mahasiswa. Kemudian ia juga menciptakan “Course Match”, program yang membantu para mahasiswa memilih mata kuliah. Dan akhirnya pada Februari 2004 ia meluncurkan Thefacebook.com, yang menjadi cikal bakal Facebook yang kita kenal sekarang. Pertamanya situs ini hanya dibuat internal untuk mahasiswa Harvard, namun kemudian dibuat menjadi publik pada tahun 2006. Situs ini kemudian booming dan menjadi sebesar sekarang.

Pada tahun 2012, Mark menikahi Priscilla Chan, yang sudah dikencaninya dari tahun 2003 sejak mereka masih di bangku kuliah. Pada tahun 2013, Mark dan istrinya memberi 18 juta stok saham Facebook untuk Silicon Valley Community Foundation, menjadikannya filantropis terbesar di Amerika pada tahun 2013. Mark menjadi orang pertama dengan umur di bawah 30 tahun yang menjadi filantropis terbesar di Amerika.

Kesuksesan dan kemurahan hati Mark Zuckerberg patut kita teladani. Jangan menyerah untuk meraih kesuksesan, dan jangan lupa, berapapun yang kita punya, selalu sisihkan untuk membantu mereka yang kurang mampu. [HDI]

Sumber: Majalah Family

Copyright © 2014. HDI Family of Companies