Pengembangan Karaktrer

Salah satu aspek di dalam kehidupan yang paling sulit dicapai adalah "pengenalan identitas diri". Kemudian menyesuaikannya dengan tuntutan-tuntutan serta tekanan-tekanan sosial.

Bagi banyak orang, mempertanyakan dirinya sendiri tentu sangat jarang dilakukan karena dianggap tidak penting atau bukanlah prioritas. Tapi tahukah Anda? bahwa mengenal diri sendiri adalah kunci keberhasilan Anda dalam setiap tindakan yang akan Anda ambil?

Tanpa mengenal diri sendiri, bagaimana Anda bisa melihat potensi apa yang Anda miliki? banyak orang bahkan meremehkan diri sendiri, hal ini karena rendahnya pengetahuan tentang diri sendiri sangat kurang. Rendahnya pengetahuan akan diri pribadi ini, bukan karena Anda tidak bisa, tapi karena Anda tidak mau dan malas mengenal diri pribadi.

Tanyakan kepada diri pribadi Anda, apakah Anda saat ini adalah Anda yang sebenarnya(real self) atau Anda yang seperti diharapkan oleh orang lain (ideal self)? Percayakah ketika Anda menjadi orang yang ideal, bukanlah sesuatu yang Anda harapkan? Apakah menjadi diri sendiri berarti tidak peduli dengan orang lain?.

Menetapkan kematangan Pribadi

Seorang individu, bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan juga kepada masyarakat lingkungan sekitarnya. Hal ini perlu disadari oleh individu tersebut. Beberapa elemen pengembangan karakter yang penting dan akan berpengaruh terhadap proses aktivasi diri adalah sebagai berikut:

1. Perluasan Diri (Self Extension)

Seseorang yang sudah matang kepribadiannya tidak lagi terpusat pada dirinya sendiri, melainkan dapat mengarahkan perhatian dan usaha- usahanya untuk kepentingan orang lain. Ia memiliki kemampuan untuk mengadakan hubungan yang akrab, hangat, membenamkan diri atau berpartisipasi dengan orang lain dengan penuh penerimaan.

2. Kemampuan untuk melihat diri sendiri secara objektif

Seseorang yang sudah matang kepribadiannya mempunyai kemampuan unfuk memahami dan mengenali diri sendiri sebagai mana adanya (self insight) jugu tercakup pula pemilikan rasa humor sense of humor) artinya kemampuan untuk mentertawakan dirinya setelah ia mengenalinya sendiri secara realistis.

3. Memiliki filsafat hidup (Prinsip)

Yang mempersatukan dan mengarahkan tindakan-tindakannya kesuatu arah tertentu. Dengan filsafat hidup ini akan menentukan apakah sesuatu itu berharga atau tidak dan patut atau tidak untuk diusahakan dalam hidup ini.

Kesimpulannya, seseorang disebut matang pribadinya bila menghadapi dengan sikap yang realistik dan berorientasi terhadap pemecahan masalah. Terhadap orang lain bersikap terbuka, menerima sebagaimana adanya, tidak mementingkan diri sendiri, memiliki kemampuan mengadakan hubungan antar pribadi yang hangat, akrab dan mendalam.

Mengakui hak-hak azasi orang lain sebagai suatu pribadi. Terhadap diri sendiri mampu mengendalikan emosinya, memahami dan mengenali diri secara obyektif dan menghormati diri sendiri. Dengan perkataan lain ada keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara hubungan dengan diri sendiri maupun diri dengan orang lain.

Secara tidak langsung, promo 321GO ini akan mengajak Anda untuk mengenal diri Anda sendiri. Sudahkah Anda menjadi diri Anda sendiri? atau masih menjadi orang lain yang sebenarnya tidak Anda kenal? Kemampuan pengenalan ANda terhadap diri sendiri ini akan terevaluasi dengan pencapaian apa yang akan Anda raih.

Copyright © 2014. HDI Family of Companies